Minggu, 03 Mei 2009

Instalasi Kabel UTP dan Konektor

Sistem yang diperlukan:

  • Satu unit komputer
  • Kabel UTP secukupnya
  • Konektor Rj 45 secukupnya
  • Tang UTP
  • Hub/Switch
  • Gunting
  • Multimeter
A. Metode Straight-Through (NIC-HUB)
Metode pengabelan ini dipergunakan untuk menghubungkan antara NIC dengan HUB/Switch. Kabel UTP merupakan kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel berwarna yang dipilin sesuai dengan pasangannya. Pada pemasangan hanya digunakan 4 kabel saja, yaitu kabel urutan 1 dan 2 untuk Transmit/kirim (putih oranye, oranye) dan urutan 3 dan 6 untuk Receive (putih hijau, hijau). Walaupun demikian, kabel lainnya tetap ikut terpasang ke konektor Rj 45 (Registered Jack 45).
  • Kelupaslah perlahan-lahan pembungkus kabel luar UTP 1,5 cm dari ujungnya dan jangan sampai luka pada pembungkus kabel berwarna bagian dalam hingga terlihat empat pasang kabel berwarna (putih oranye oranye, putih hijau hijau, putih biru biru, putih coklat coklat).
  • Pisahkan masing-masing kabel yang berbelitan tadi, lalu aturlah kabel tadi dari kiri ke kanan; putih oranye, oranye, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih coklat, coklat.
  • Rapikan dan luruskan kabel-kabel tadi agar mudah dimasukkan pada jalur-jalur di konektor Rj45.
  • Kemudian, dengan menggunakan gunting/tang UTP ratakan ujung-ujung kabel tersebut dengan memotongnya.



  • Perhatikan gambar di atas, kita tentukan dulu pin no. 1 s/d pin
    no. 8. Biasanya pada saat pemasangan kabel ke konektor, posisi
    pengait/hook berada di bawah.
  • Lalu, masukkan kabel-kabel tadi pada konektor Rj45 seusai dengan aturan pengabelan straight (atau lihat gambar berikut).

Keterangan:
O/: putih oranye; O: oranye; H/: putih hijau; B: biru
B/: putih biru; H: hijau; C/: putih coklat; C: coklat

  • Dengan menggunakan Tang UTP, jepitlah dengan kuat konektor Rj45 tadi sehingga kabel-kabel tersebut terkunci pada konektor Rj45. (Lihat gambar berikut.)


  • Lakukan hal yang sama untuk ujung kabel lainnya (ukur dulu berapa panjang kabel UTP yang dibutuhkan), maka hasilnya akan seperti gambar berikut:



B. Metode Crossed-Over (NIC ⇔ NIC)
Cara pemasangan/instalasi sama dengan metode Straight-Through. Misalkan, kita rentangkan kabel UTP dengan posisi kiri dan kanan (lihat gambar di bawah). Untuk kabel pada posisi kiri urutan kabelnya dari kiri ke kanan; putih oranye, oranye, putih hijau, biru, putih biru, hijau, putih coklat, coklat. Sedangkan pada ujung kabel lainnya (kabel UTP posisi kanan), dari kiri ke kanan:


putih hijau, hijau, putih oranye, biru, putih biru, oranye, putih coklat, coklat.

C. Pengujian Straight-Through UTP Cable
Dengan menggunakan Multimeter, seting multimeter pada range ohm meter atau buzzer jika pada multimeter terdapat fasilitas tersebut. Hubungkan ujung sisi kiri dengan ujung sisi kanan dengan perantara colokan yang ada pada ohm meter. Jika setiap pin di kedua sisi kiri dan kanan dengan nomor pin yang sama
berhubungan, maka jarum pada ohm meter akan menyimpang/berbunyi yang berarti pemasangan konektor Rj 45 berhasil. Lakukan hal yang sama untuk nomor pin berikutnya.


Dengan menggunakan Hub/Switch dan NIC, colokkan Rj 45 modular cable ke NIC pada komputer yang telah dinyalakan. Di sisi yang lain, colokkan Rj 45 modular cable ke HUB. Salah satu indikator keberhasilan instalasi kabel adalah dengan nyalanya LED pada NIC dan HUB.

D. Pengujian Crossed-Over UTP Cable
  • Dengan menggunakan Multimeter, seting multimeter pada range ohm meter atau buzzer jika pada multimeter terdapat fasilitas tersebut. Hubungkan ujung sisi kiri pin nomor 1 dengan ujung sisi kanan pin nomor 3 dengan perantara colokan yang ada pada ohm meter. Jika berhubungan, maka jarum pada ohm meter akan menyimpang/berbunyi.
  • Berikutnya pin 2 (kiri) dihubungan dengan pin 6 (kanan).
  • Pin 3 (kiri) dihubungan dengan pin 1 (kanan).
  • Pin 6 (kiri) dihubungan dengan pin 2 (kanan).
Dengan menggunakan NIC, colokkan Rj45 modular cable ke NIC. Begitu juga pada ujung kabel pada sisi lainnya. Jika berhasil, indikator LED pada NIC akan menyala.


copas dari http://dan-web.blogspot.com

Setting Modem Aztech

#. Setting Bridge.

a. Buka Internet Explorer
b. Pada address , ketik ” 192.168.1.1″ tekan Enter

c. Maka anda akan diminta untuk masukkan username dan password.Default Aztech DSL 605 E , username :”admin” dan password : “admin”

d. Taruh kursor mouse pada menu “Advanced” dan “WAN” , Pilih menu “Quickstart”.

e. Hilangkan settingan quickstart , dengan cara klik “delete ” yang berada disisi kanan bawah layar.Karena modem aztech ini settingan yang ada tersebut tidak bisa di edit , maka sebaiknya settingan default ini dihilangkan saja.

f. Setelah itu taruh lagi kursor mouse pada menu “Advanced” dan “WAN” dan klik “New connection”

g. Pada new connection isi parameter sebagai berikut :
-. Connection name : Biarkan saja defaultnya quickstart (tidak perlu diubah).
-. Encapsulation : LLC based.
-. Type : Bridge.
-. VPI : 8 (Perangkat Dslam ZTE).
-. VCI : 81 (Perangkat Dslam ZTE).

h. Klik Submit.
i. Agar settingan yang dibuat dapat tersimpan , modem harus restart dengan cara , klik menu Restart router .
( note : koneksi pakai icon dial speedy)

#. Setting PPOE

a. Buka Internet Explorer
b. Pada address , ketik ” 192.168.1.1″ tekan Enter
c. Maka anda akan diminta untuk masukkan username dan password.Default Aztech DSL 605 E , username :”admin” dan password : “admin” sama seperti logi sebelumnya
d. Taruh kursor mouse pada menu “Advanced” dan “WAN” , Pilih menu “Quickstart”.
e. Hilangkan settingan quickstart , dengan cara klik “delete ” yang berada disisi kanan bawah layar.

f. Setelah itu taruh lagi kursor mouse pada menu “Advanced” dan “WAN” dan klik “New connection”
g. Pada new connection isi parameter sebagai berikut :
-. Connection name : Biarkan saja defaultnya quickstart (tidak perlu diubah).
-. Encapsulation : LLC based.
-. Type : PPOE.
-. User name : Nomor speedy yang anda miliki contoh 111213100xxx@telkom.net.
-. Password : password speedy anda.
-. VPI : 8 (Perangkat Dslam ZTE).
-. VCI : 81 (Perangkat Dslam ZTE).

h. Klik Submit.
i. Agar settingan yang dibuat dapat tersimpan , modem harus restart dengan cara , klik menu Restart router seperti sebelumnya.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat .!!



from http://harrychanputra.web.id

Setting Modem Linksys

Browsing ke 192.168.1.1 dengan menggunakan browser yang ada. Default login: username = admin, password = admin.

Saat tampilan pertama akan muncul menu Setup.
Pada bagian Internet Setup, hal-hal yang perlu Anda rubah:
Encapsulation: RFC 2516 PPPoE.
Virtual Circuit ID:
VPI=8
VCI=81
Multiplexing:LLC
DSL Modulation:Auto
User Name:1112xxxx(id speedy anda)@telkom.net
Password:password dari telkom
Pilih Keep Alive

Pada bagian Time Setup, set time zone dengan pilihan sesuai dengan tempat Anda, e.g (GMT +07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta.

Klik Save Settings. Modem akan restart selama 25 detik.



copas dari suatu blog's

Setting Modem COREGA

. Senin, 2009 Januari 19

BARAA100V2

Fitur:
- Single port ethernet/LAN
- AC Adaptor 12V
- Setting mudah, murah
- info : http://www.corega-asia.com





Cara setting :
1. Koneksi PPPoE (modem nyala speedy langsung konek)
- http://192.168.1.1
- username: admin
- password: 1234
Pilih Interface Setup di menu bar
- ISP:PPPoA/PPPoE
- Masukkan username dan password speedy kamu..
- VPI dan VCI: isi sesuai daerah kamu (cek di sini)
- Save
lihat di bawah ini:



2. Koneksi Dial-up / Bridge (koneksi ala telkomnet instan)
Persis sepeti koneksi PPPoE diatas cuman rubah pilihan ISP:Bridge Mode
Lihat contoh dibawah ini:



3. Pilih Menu Maintenance
- Klik current settings
- RESTART

4. Silahkan dicoba..


copas dari suatu blogs

Setting Modem Sanex SA 5100

#. Setting Bridge.

Untuk modem Sanex SA 5100 ip default modem ini adalh 192.168.1.1,setelah koneksi antara modem dan komputer ok , maka kita bisa memulai untuk settingan modem ini,caranya adalah sebagai berikut :
a. Buka Internet Explorer
b. Pada address , ketik ” 192.168.16.1″ tekan Enter
c. Maka anda akan diminta untuk masukkan username dan password.Default modem Sanex SA 5100 , username :”admin” dan password : “admin”

d. Pada menu WAN.Lihat tabel dibawah nya,centang pada kolom “select”maka akan tampil settingan yang ada pada modem ini(settingan default).

e. Sekarang rubah settingan yang ada dengan parameter sebagai berikut :

VPI : 8
VCI : 81
Encapsulation : LLC
Channel mode : 1483 Bridged
Aplication mode: internet


lalu klik “modify”,karena kita disini hanya mengedit settingan yang telah ada sebelumnya.

f. Sekarang settingan telah berubah jadi settingan bridge sesuai dengan parameter yan diisikan tadi.Agar settingan dapat tersimpan dengan baik maka modem harus reboot.cara nya klik ” commit/reboot ” yang berada di atas tabel .g. Pilih “Commit to current setting”lalu klik “Reboot”
h. Maka akan tampil konfirmasi untuk commit settingan yang ada ,klik ” OK “
i. Tunggu beberapa saat sampai modem selesai restart , dan modem telah dapat digunakan dengan mengguanakan ICON dial speedy yang telah di buat.

#. Setting PPOE

a. Buka Internet Explorer
b. Pada address , ketik ” 192.168.16.1″ tekan Enter
c. Maka anda akan diminta untuk masukkan username dan password.Default modem Sanex SA 5100 , username :”admin” dan password : “admin”

d. Pada menu WAN.Lihat tabel dibawah nya,centang pada kolom “select”maka akan tampil settingan yang ada pada modem ini(settingan default).

e. Sekarang rubah settingan yang ada dengan parameter sebagai berikut :
VPI : 8
VCI : 81
Encapsulation : LLC
Channel mode : PPOE
Aplication mode: internet
Login name : No speedy yang anda miliki.contoh “111401100xxx@telkom.net”.
Password : Password speedy anda yang berlaku.
lalu klik “modify”,karena kita disini hanya mengedit settingan yang telah ada sebelumnya.
f. Sekarang settingan telah berubah jadi settingan bridge sesuai dengan parameter yan diisikan tadi.Agar settingan dapat tersimpan dengan baik maka modem harus reboot.cara nya klik ” commit/reboot ” yang berada di atas tabel

g. Pilih “Commit to current setting”lalu klik “Reboot”
h. Maka akan tampil konfirmasi untuk commit settingan yang ada ,klik ” OK ”

i. Tunggu beberapa saat sampai modem selesai restart , dan modem telah dapat digunakan.

Selamat mencoba dan dapat bermanfaat




by http://harrychanputra.web.id

Setting Modem Sanex

Masukkan alamat web Port ADSL 2/2 Router’s default IP address : ”192.168.1.1” pada kotak Address, kemudian tekan enter.


Langka 1 :
Masukkan Username : admin dan Password admin, kemudian klik OK

Langka 2 :
Setelah Log In, anda akan masuk pada SANEX’s Home

Klik Advanced Setup => Klik Edit

Kolom VPI diisi 8
Kolom VCI diisi 81, kemudian klik Next

Pilih settingan PPP over Ethernet (PPPoE) pada Connection Type => klik Next

Kolom username diisi nomer speedy diikuty @telkom.net, misalnya 111218000012@telkom.net
Kolom Password diisi sesuai dengan password yang diperoleh => Next

Klik Next
Klik Save
Klik Save/Reboot

Untuk memastikan apakah modem sudah connect atau belum, klik Device Info

Ada tulisan This information reflects the current status of your DSL connection.
modem SANEX telah berhasil di install

Setting Modem D-LINK DSL-504T

Halaman Login

Configurasi menggunakan browser, ketikan alamat http://192.168.1.1 maka akan terbuka Halaman Login seperti diatas. Ketikan UserID admin dan password admin lalu klik ok untuk menuju halaman selanjutnya.

Halaman Setup
Pada Halaman Setup klik pada bagian Run Wizzard untuk melanjutkan setting

Wizzard 1 (Set Password)
Halaman ini adalah halaman pertama dari wizzard, silahkan isi password baru untuk login ke modem ADSL

Wizzard 2 (Connection Type)
Pilihlah PPPoE/PPPoA or Bridge ( disini kita pilih PPPoE )

Isikan No Speedy anda di username anda & Password speedy anda di password. trus pilih VPi = 8 / VCi = 81, Connection Type PPPoE LLC.

Wizzard 4 (Setup Completed)
Setup sudah selesai dilakukan, klik pada bagian restart dan tunggu beberapa.


Setting Modem AT-AR235E

Mulailah dengan membuka browser anda, lalu ketikan 192.168.1.1, makan akan terbuka halaman login seperti diatas, isilah username = manager dan password = friend

Masuk Di menu Modem, Klik WAN SEtup > New Connection : disini isi data2 yg terkait.. seperti Typenya ( PPPoE or Bridge ), VPI = 8, VCI = 81. Encapsulationnya LLC, Klo Pake PPPoE isikan no speedy dan password anda > Apply. Klo Bridge lgsnung klik Apply.

Pastikan Untuk menyimpan configurasi Setelah setelah melakukan perubahan setting, klik bagian Save Settings, lalu klik Save All.

Finish,...